Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kasus Pneumothorax e.c Ppok dengan Riwayat Tuberkulosis Paru: Studi Kasus

Authors

  • Ni Putu Fortuna Masayuki Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Dwi Rosella Komalasari Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Multasih Nita Utami Departemen Fisioterapi Rumah Sakit Paru Dungus

DOI:

https://doi.org/10.47841/semnasadpi.v4i1.88

Keywords:

Pneumothorax, Ppok, Tuberculosis, Sesak Napas, Terapi Latihan

Abstract

Pneumothorax merupakan kondisi adanya rongga didalam rongga pleura. Faktor risiko yang paling umum adalah penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), asma, human immunodeficiency virus (HIV) dikombinasikan dengan pneumonia pneumocystis, necrotizing pneumonia, tuberkulosis nodul, dan cystic fibrosis, diikuti oleh penyakit langka. Pneumotoraks adalah konsekuensi dari tuberkulosis (TB) paru dan pleura yang menyerang sekitar 1,5% pasien. Apabila pneumothorax disertai dengan komplikasi atau penyakit paru sebelumnya, maka konsekuensi atau prognosis penyakit menjadi lebih sulit, begitu juga dengan manajemen akan menjadi lebih sulit. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus untuk menekankan pada satu objek sebagai sebuah kasus yang dipelajari. Program fisioterapi dilakukan sebanyak 3 kali pertemuan dalam 3 hari, dari tanggal 16 Januari 2023 hingga 18 Januari 2023, di Rumah Sakit Paru Dungus Madiun. Pengolahan data akan dianalisis dengan editing dan tabulating dari data hasil pemeriksaan yang terkumpul. Terapi yang diberikan yaitu Breathing control, Pursed Lip Breathing, Mobilisasi Sangkar Thorax dan Thoracic Expansion Exercise sebanyak satu kali dalam sehari, setiap latihan diulangi sebanyak 5 kali pengulangan. Hasil dari terapi yang telah diberikan yaitu kondisi pasien telah membaik. Terdapat penurunan nilai pada borg scale, peningkatan ekspansi thorax dan peningkatan aktivitas fungsional. Terapi latihan secara signifikan dapat mengurangi sesak napas, meningkatkan ekspansi sangkar thorax dan juga dapat meningkatkan aktivitas fungsional pada pasien Pneumothorax e.c PPOK dengan riwayat Tuberkulosis.

Downloads

Published

2023-08-10